Kemana kau akan melangkah?

Gizi Ibu Pengaruhi Kecerdasan Anak

Selasa, 10 Februari, 2004 oleh: Siswono
Gizi Ibu Pengaruhi Kecerdasan Anak

Gizi.net – Pada saat bayi dilahirkan, 66 persen dari jumlah sel otak dan 25 persen dari berat otak orang dewasa telah tercapai.

Sisanya akan ditentukan oleh keadaan gizi setelah lahir. Pertumbuhan otak yang sangat cepat tercapai pada dua fase, yaitu fase minggu ke 15-20 dan minggu ke 30 masa kehamilan, serta bulan ke 18 setelah kelahiran.

Keadaan gizi yang buruk sewaktu bayi di dalam kandungan maupun setelah dilahirkan, mempunyai pengaruh sangat besar terhadap perkembangan otaknya.

Hal tersebut harus benar-benar dimengerti oleh seorang ibu, karena para ibulah yang hamil dan menyusui serta berperan dalam memilih bahan pangan dan menyajikannya untuk kepentingan keluarga.

Penelitian yang dilakukan Chase (1971) pada anak marmot yang dilahirkan dari induk yang menderita KEP selama kehamilannya, mengakibatkan terjadinya penurunan berat total otak sebanyak 15 persen, penurunan berat otak kecil sebesar 15 persen dan penurunan otak besar sebanyak 8 persen.

Sedangkan penelitiannya pada manusia menunjukkan, bahwa pada bayi BBLR terjadi penuru-nan berat total otak sebanyak 13 persen, penurunan otak kecil sebesar 30 persen dan penurunan otak besar sebanyak 12 persen.

Selain berat otak, jumlah sel otak juga mengalami penurunan. Bayi marmot yang lahir dari induk yang menderita KEP, akan mengalami penurunan jumlah sel otak sebesar 19 persen. Sedangkan pada bayi manusia dengan kondisi BBLR, terjadi penurunan jumlah sel otak kecil sebanyak 31 persen dan jumlah sel otak besar sebanyak 5 persen.

Berat otak manusia waktu lahir adalah sekitar 350 gram, kemudian berkembang menjadi 1000 gram pada saat umur satu tahun. Menjadi 1300 – 1400 gram pada masa pubertas.

Pada saat seseorang berumur 7 tahun, berat dan volume otak anak relatif sama dengan yang dimiliki oleh orang dewasa (95 persen perkembangan otak telah selesai). Namun demikian, tidak selalu sama antara satu orang dengan orang lain. Hal tersebut dipengaruhi oleh: status gizi, umur, bentuk tubuh, berat badan, jenis kelamin dan ras.

Suatu penelitian yang cukup menarik dilakukan terhadap 141 anak perempuan Korea yang terdiri atas 42 anak penderita KEP berat, 52 anak penderita KEP ringan dan sedang, serta 47 anak bergizi baik. Seluruh anak tersebut kemudian diadopsi oleh keluarga Amerika, sebelum mereka berumur dua tahun. Mereka selanjutnya dibesarkan di Amerika.

Hasil pengukuran tingkat kecerdasan pada umur tujuh tahun menunjukkan rata-rata IQ anak yang dulu menderita KEP berat adalah 102, KEP ringan dan sedang adalah 106 dan yang bergizi baik adalah 112. Peneli-tian tersebut menunjukkan, bahwa keadaan gizi di masa lalu dapat mempengaruhi kecerdasan anak di masa mendatang.

Di atas usia tujuh tahun hingga usia dewasa, perkemban-gan otak berjalan sangat lamban dan mencapai puncaknya pada usia 20 – 21 tahun pada pria dan lebih awal pada wanita. Berat otak rata-rata pada pria dewasa normal adalah 1424 g, sedangkan pada wanitanya adalah 1265 g.

Sejak usia 21 tahun berangsur-angsur mengalami penyusu-tan berat rata-rata 1 gram per tahun, yang disebabkan oleh rusaknya sel-sel syaraf otak rata-rata 50.000 per hari (jumlah sel otak normal adalah sekitar 10 milyar). Hal inilah yang mengakibatkan kenapa orang yang sudah lanjut usia, mulai menurun ingatannya dan menjadi pikun.

Penurunan daya ingat tersebut tentu saja berbeda-beda tiap orang. Salah satu di antaranya adalah dipengaruhi oleh gizi dalam makanan sehari-hari yang dikonsumsi orang tersebut.

Dengan demikian, betapa pentingnya gizi yang baik dalam rangka untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencerdasarkan kehidupan bangsa. Sudah selayaknya setiap ibu memiliki pengetahuan gizi yang memadai.
Terutama dalam hal memilih dan memanfaatkan bahan-bahan pangan untuk kebutuhan diri sendiri dan keluarganya sehari-hari. Seperti di saat hamil, menyusui dan merawat serta membesarkan anak-anaknya sebagai aset dan investasi bangsa di kemudian hari. @

Sumber: Tabloid, Senior 6 Februari 2004

5 responses

  1. ,,mantap,,mantap
    jadilah calon ibu yg smart bg ank2x,,

    May 22, 2011 at 1:17 pm

    • imurelsa

      ckikikikikk,,,selain smart juga mesti simpati, xl, as,,hihi

      May 22, 2011 at 10:37 pm

  2. yossi rahmadani

    mudah2an ntar klu aq punya anak gizinya bisa terpenuhi dengan baik, baik dari dalam kandungan sampai dia lahir ke dunia.:)

    May 22, 2011 at 9:24 pm

    • imurelsa

      iya ocay, ayo sama2 semangat memperbaiki status gizi diri sendiri dulu! =P

      May 22, 2011 at 10:36 pm

    • imurelsa

      blog ocay apa? kok ga da alamat…

      May 22, 2011 at 10:53 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s