Kemana kau akan melangkah?

Diet Makanan Mentah, Apa Sih Keuntungannya?

Memiliki tubuh ideal dan sehat pastilah menjadi idaman setiap orang. Dewasa ini tidak hanya para wanita yang ingin tampil cantik dengan tubuh indah, para pria pun melakukan berbagai usaha agar tetap tampil segar, bugar, muda dan sehat. Selain itu sehubungan dengan berbagai  jenis penyakit degeneratif  yang terus berkembang semakin hari setiap orang semakin menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan fitness dan diet ketat. Tak sedikit pula diantara kita yang memilih untuk menjadi vegetarian, bahkan parahnya ada yang sampai menimbulkan masalah seperti anorexia nervosa dan bulimia semata-mata ingin menjaga kesehatan dan penampilannya.

Para penderita anorexia nervosa berusaha untuk menguruskan badan dengan melakukan pembatasan makan secara sengaja melalui kontrol diet yang super ketat. Mereka merasa lapar tapi takut mengonsumsi makanan karena beranggapan semua jenis makanan dapat menyebabkan kegemukan. Persepsi mereka terhadap rasa lapar berubah, sehingga walaupun mereka mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tetap saja merasa kekenyangan atau mual.

Sebaliknya, penderita bulimia cenderung mengonsumsi semua makanan yang mereka sukai tanpa batasan, tapi setelah dimakan kemudian semuanya dimuntahkan lagi. Dengan demikian mereka bisa menjaga berat badan idealnya tanpa menahan selera makannya. Namun akibatnya tubuh mereka menjadi kurus, lemah dan mudah terserang penyakit.

Kita tentu tidak ingin melakukan diet dengan cara yang salah seperti itu, karena itu kita harus cermat dalam memilih diet yang akan diterapkan agar tak hanya menjaga penampilan tapi  juga menjaga kesehatan. Salah satu  jenis diet  sehat yang bisa kita terapkan adalah Diet makanan mentah. Apa saja sih kelebihan Diet makanan mentah? Menurut Buku Diet Makanan mentah yang ditulis oleh  Prof. Made Astawan adapun kelebihan diet makanan mentah adalah sebagai berikut :

1.    Rendah Lemak dan bebas kolesterol

Dalam pola diet makanan mentah asupan lemak bisa dikatakan sedikit sekali, berbeda halnya dengan makanan yang dimasak seperti opor yang bersantan ataupun masakan yang digoreng. Selain itu proses pemasakan akan mengubah asam lemak menjadi asam lemak jenuh sehingga akan lebih beresiko untuk  terkena penyakit stroke maupun jantung koroner.

2.    Bebas PAH

PAH (polycyclic aromatic hydrocarbon) merupakan senyawa penyebab kanker yang biasanya terdapat dalam tubuh perokok, senyawa ini juga banyak terdapat dalam masakan yang diolah dengan cara dibakar atau dipanggang, terutama yang dipanggang dengan arang.

3.    Bebas Asam lemak trans

Asam lemak trans merupakan salah satu jenis asam lemak jenuh yang  bisa dihasilkan oleh pemanasan pada suhu 180˚C dan meningkat seiring kenaikan suhu. Asam lemak trans juga ditemukan pada produk pangan kemasan. Konsumsi asam lemak trans melebihi batas dapat memicu penyakit jantung koroner (PJK), meningkatkan resiko serangan jantung, meningkatkan risiko terkena kanker payudara, Diabetes Melitus tipe II dan lain-lain.

4.    Bebas HCA

HCA (amina-amina heterosiklis) merupakan senyawa yang terbentuk saat daging dimasak sebagai reaksi antar-protein hewani yang terjadi selama proses pencoklatan (browning).  HCA merupakan zat penyebab mutasi yang dapat merangsang munculnya radikal bebas dan secara luas merusak sel-sel tubuh manusia. Pada hewan percobaan HCA mengakibatkan terjadinya kanker usus besar, payudara, pancreas, hati dan kandung kemih.

5.    Bebas Bahan Tambahan Pangan secara berlebihan

Bahan Tambahan pangan (BTP) adalah bahan yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk makanan. Sejumlah bahan kimi atelah dilarang penggunaannya karena berbahaya untuk kesehatan seperti formalin, boraks,kloramfenikol, nitrofurazon, asam salisilat dan garamnya. Beberapa bahan tambahan pangan sintetis  lain yang aman juga dibatasi penggunaannya karena jika berlebihan bisa menyebabkan terbentuknya senyawa karsinogenik.

6.    Mengoptimalkan perolehan zat gizi

Proses pemasakan seperti merebus, mengalengkan, atau menggoreng bisa menyebabkan berkurangnya zat gizi yang dikonsumsi. Proses pemanasan dapat menghilangkan zat gizi lebih dari 30%.

7.    Meningkatkan Konsumsi serat pangan

Diet makanan mentah menganjurkan kita mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur dengan variasi yang warna-warni. Sehingga dengan pola makan ini kita akan semakin mengurangi asupan zat-zat berbahaya penyebab penyakit dan meningkatkan konsumsi serat yang sangat baik untuk kesehatan.

8.    Meningkatkan asupan enzim ke dalam tubuh.

Beberapa peneliti berpendapat bahwa enzim yang terdapat dalam bahan pangan mentah akan membantu kerja enzim yang terdapat dalam tubuh. Selain itu, Artturi Virtanen, pemenang nobel dalam bidang biokimia jua menyatakan bahwa enzim dalam bahan pangan mentah akan menjadi lebih aktif ketika pangan dikunyah dalam mulut dan berinteraksi dengan enzim yang terdapat di dalam mulut membentuk komponen yang lebih sederhana sehingga lebih mudah untuk dicerna.

Untuk lebih lengkap silahkan baca langsung di bukunya ya,,

Disarikan dari : buru Raw Food Diet karangan Prof. Made Astawan dan Leomitro kasih

Buku KHASIAT MAKANAN MENTAH

6 responses

  1. gak suka makanan mentah…
    gimana dunkss…

    May 24, 2011 at 8:05 pm

    • imurelsa

      sama ta, saya sebagai ahli gizi juga masih mikir2 lagi wat praktekin,,tapi setelaah baca bukune makin takut makan deh,,coz yang dimasak tuh tnyata bahayane banyak banget

      May 24, 2011 at 9:59 pm

  2. Makanan mentah,,paling lalapan sama buah az…
    lah kalo makan daging mentah c…. (-__-“)

    Lsa,,komen jg dung d blog ak..hee

    May 28, 2011 at 9:50 pm

    • imurelsa

      ya, kalo daging kan bisa dalam bentuk sashimi puja,,,tapi biasane lebih cenderung ke ikan or daging putih aja,,

      May 29, 2011 at 10:41 pm

  3. nanda

    kak..jadi menurut kk gmn dg mak mentah?

    May 31, 2011 at 12:43 pm

    • imurelsa

      gpp nda, asal terjamin kebersihannya..

      June 6, 2011 at 12:45 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s